subscribe: Posts | Comments

Jalur Transportasi Tanjungbalai-Port Klang Kian Diminati

0 comments
MedanBisnis – Tanjungbalai. Jalur transportasi laut dari Pelabuhan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai menuju Port Klang Malaysia dalam beberapa bulan terakhir kian diminati. Jalur tersebut tidak hanya sebatas keluar masuknya tenaga kerja, tetapi para wisatawan, pelaku bisnis maupun budayawan dan lainnya.

Pantauan MedanBisnis di terminal penumpang Teluk Nibung, Jumat , sebanyak 17 orang yang merupakan tim kesenian Batang Ayuni Padang Sidimpuan yang dipimpin H Baginda Tambangan memanfaatkan jalur Pelabuhan Teluk Nibung untuk bertolak ke Port Klang, Malaysia.

Keberangkatan tersebut dalam rangka kunjungan silaturahmi halalbihalal dengan Persatuan Halak Mandailing di Malaysia. Keberangkatan rombongan yang sebelumnya dari Sidimpuan dilepas salah seorang asisten, seterusnya diantarkan langsung Wakil Walikota Tanjungbalai Rolel Harahap menaiki kapal feri MV Atlantic Jet star menuju Negeri Jiran, Malaysia.

Baginda Tambangan mengakui, kunjungan tersebut dalam rangka silaturrahim halal bi halal dengan Persatuan Halak Mandailing yang diperkirakan jumlahnya cukup banyak.

“Keberangkatan melalui pelabuhan Teluk Nibung Tanjungbalai lebih murah dan mudah dengan jarak yang cukup dekat antara Sidimpuan-Tanjungbalai ke Port Klang, Malaysia.” katanya

Wakil Walikota Rolel Harahap mengatakan, pihaknya menerima infomrasi beberapa bulan terakhir ini jalur pariwisata Tanjungbalai-Port Klang semakin diminati. “Kenapa demikian, karena biaya atau ongkos kapal hanya berkisar sebesar Rp 300.000, di samping jarak tempuh ke berbagai daerah hinterland baik Sidimpuan, Danau Toba dan lainnya lebih dekat di banding dengan peswat udara dari Medan – Kuala Lumpur dan sebaliknya,” kata dia.

Bagi Pemko Tanjungbalai terus berupaya mendongkrak pertumbuhan sektor pariwisata dengan memanfaatkan jalur pelabuhan Teluk Nibung- Port Klang sebagai jalur alternatif dengan biaya terjangkau dan memiliki jarak tempuh cukup dekat dengan sejumlah daerah tujuan.

Untuk mengatasi khususnya dalam upaya membangkitkan dan menggairahkan kembali sektor perekonomian masyarakat Tanjungbalai dilakukan berbagai kebijakan melalui pengembangan sektor pariiwisata dengan mendatangi orang yang lebih banyak lagi ke Kota kerang. Namun kedatangan  mereka tidak hanya sebatas melintas tetapi juga untuk menginap dan menikmati pesona wisata Tanjungbalai yang masih alami.

“Untuk mendatangkan wisatawan yang lebih banyak tidak segampang membalikkan telapak tangan, selain melakukan perbaikan atau pembanguan sarana dan prasarana infrastruktur yang kini terus dipacu juga berupaya menciptakan situasi keamanan dan kenyamanan bagi penumpang dari dalam maupun luar , sehingga mereka memiliki keiinginan kuat untuk menyita waktunya selama beberapa hari di Tanjungbalai,” kata Rolel.

Terkait masalah kenyamanan dan keamaman, Pemko Tanjungbalai sebenarnya sudah membentuk tim dengan melibatkan sejumlah instansi yang berugas di samping memberikan pelayanan keamanan juga menertibkan serta menata kondisi di sekitar Pelabuhan Teluk Nibung.

Bahkan, untuk mengundang minat wisatan lebih banyak berkunjung ke Tanjungbalai, pada tahun 2013 mendatang akan dilakukan berbagai even festival senibudaya maupun turnamen olah raga serumpun selain even Pesta Kerang yang sudah menjadi agenda pariwisata di Sumut.

Rolel berharap, masyarakat Tanjungbalai juga memberikan dukungan dan kerja sama serta mengembalikan citra masyarakat yang sebenarnya yaitu ramah dan sopan santun terhadap para tetamu yang datang dari dalam maupun mancanegara. “Tanpa masyarakat semuanya mustahil dapat dilaksanakan, karenanya peran masyarakat, serta instansi terkait sangat dibutuhklan, sehingga kedepan jalur pariwisata Tanjungbalai-Port Klang lebih diminati dan menjadi jalur tujuan para wisatawan domestik maupun mancanegara,” katanya berharap.
(arsyad yus)

No related posts.