subscribe: Posts | Comments

1001 Manfaat Pelabuhan Pusat Internasional

0 comments

Sejak zaman dahulu, Indonesia telah menjadi lalu lintas perdagangan dunia. Ketika masih berbentuk kerajaan-kerajaan, Indonesia selalu menjadi tempat singgah para pedagang (saudagar) asing, sebelum melanjutkan perjalanan ke negara atau kota dagang lainnya. Tak sedikit pada saudagar itu yang akhirnya berlabuh, tinggal dan menetap di Indonesia, karena melihat negeri yang subur dan berlimpah sumber daya alamnya.

 

Belawan International Container Terminal (BICT)

Sampai sekarang, posisi Indonesia masih sangat penting dalam perdagangan internasional. Namun sayang, dalam posisi yang sangat strategis dan menjadi urat nadi perdagangan dunia, kita tidak memiliki pelabuhan yang representatif. Padahal kalau kita memiliki pusat-pusat pelabuhan internasional, manfaatnya akan banyak sekali. Satu keuntungan yang pasti bisa diraih adalah menggeliatnya perekonomian di sekitar pelabuhan. Selain itu, jalur distribusi ekspor-impor bisa berjalan lancar dan secara tidak langsung akan menyumbang devisa untuk negara. Belum lagi biaya untuk kapal-kapal yang singgal di pelabuhan.

Meski sedikit terlambat, namun kita harus menyambut niat baik pemerintah dalam mewujudkan pembangunan pelabuhan pusat internasional. Saat ini, Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian sedang mempersiap rencana strategis pembangunan pelabuhan pusat internasional. pembangunan pelabuhan pusat internasional akan diprioritaskan di kawasan Sumatera dan Timur Indonesia Dimana telah disungkan dalam MP3EI yaitu menjadikan Bitung dan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai Hub Port International.

Sebagaimana kita tahu, saat ini Jawa masih menjadi pusat perekonomian nasional. Namun karena keterbatasan geografis dan pertimbangan lingkungan, perluasan ekonomi harus dilakukan ke daerah. Alasan lain, sejak dahulu kawasan Sumatera dan Timur Indonesia sudah terkenal dalam jalur perdagangan internasional.

Karena sangat besar manfaatnya bagi pertumbuhan perekonomian di Indonesia, pemerintah semakin  serius mempersiapkan pembangunan pelabuhan pusat internasional. Jika terwujud, ketergantungan terhadap Negara lain dalam proses perdagangan internasional akan berkurang. Bayangkan, karena tidak memiliki pelabuhan pusat internasional, Indonesia harus mengeluarkan 3-4 miliar dolar Amerika Serikat per tahun untuk mendukung ekspor-impor. Namun dengan adanya pelabuhan yang berkualitas internasional, Indonesia  bisa menekan kerugian. Selama ini, kapal-kapal asing lah yang menjadi moda angkutan utama barang-barang ekspor-impor Indonesia. Adanya pelabuhan pusat internasional, kapal berbendera Indonesia bisa mengambil peran kapal asing. Apalagi kalau sampai asas cabotage berlakukan. Pastinya akan menguntungkan Indonesia.

Asas cabotage merupakan masa diberlakukannya regulasi yang mewajibkan seluruh kapal berlayar di perairan Indonesia harus berbendera Indonesia. Hal itu bisa meningkatkan aktivitas produksi galangan kapal di Indonesia. Hal ini diyakini dapat meningkatkan produksi kapal buatan Indonesia, karena saat itu seluruh kapal yang berlayar di perairan nasional harus berbendera Indonesia.

Sebagai contoh, kita banyak memproduksi bahan pangan. Namun karena pengangkutannya menggunakan kapal asing, harganya ikut melonjak. Bandingkan, kalau pengakutannya menggunakan kapal Indonesia, tentu biayanya akan jauh lebih murah. Faktor lain yang menjadi pertimbangan, kenapa kita harus cepat merealisasikan pembangunan pelabuhan pusat internasional adalah untuk menggerakkan perekonomian. Dengan dibukanya pelabuhan tersebut, akan menyerap banyak tenaga kerja. Perekonomian akan berdenyut, karena distribusi barang dan jasa lebih mudah.

Ketersediaan pelabuhan pusat internasional juga membantu dalam mempromosikan keindahan pariwisata Indonesia. Jika promosi berjalan lancar, otomatis akan mendorong pertumbuhan usaha-usaha pariwisata, serta meningkatkan pasar penjualan produk-produk kerajinan lokal. Manfaat lain, dibukan pelabuhan internasional akan mampu meningkatkan masuknya informasi dan teknologi yang masuk (efek dari globalisasi), sehingga sangat penting untuk memajukan kualitas pendidikan bangsa Indonesia. Kemudahan dalam distribusi barang dan jasa juga merangsang masuknya para investor asing. Semoga saja pembangunan pelabuhan pusat internasional ini cepat terealisasi. (Sumber – Kompasiana.com)

BERITA TERKAIT :

  1. Kuala Tanjung & Bitung Untuk Pelabuhan Internasional
  2. Zulfahmi Rizal Pembina Dewan Pimpinan Pusat HIPLINDO, Jadi Komisaris PT Pelindo I
  3. Pengembangan Pelabuhan di Sumut Perlu Diutamakan
  4. Indonesia berpotensi kembangkan investasi pelabuhan kargo dunia
  5. Pelabuhan Dumai Jadi Penunjang Perekonomian Rakyat